Cara Pembayaran Biaya Perkara

Prosedur Pembayaran Biaya Perkara

  • Setelah Semua Persyaratan telah terpenuhi (surat gugatan/permohonan, alat bukti), meja pendaftaran akan menyerahkan kode Virtual Account (VA) untuk pembayaran panjar biaya perkara.
  • Pembayaran biaya perkara dapat dilakukan di mesin EDC yang telah tersedia di Pengadilan Agama Martapura, atau melakukan pembayaran langsung melalui ATM terdekat atau melakukan pembayaran langsung melalui bank BNI.
  • Bukti Pembayaran diserahkan kembali ke Meja Pendaftaran untuk dibuatkan SKUM Pembayaran.
  • Pemohon/Termohon menuju kasir, bukti slip pembayaran beserta SKUM akan di beri tanda LUNAS,kemudian Kasir akan menyerahkan surat gugatan/permohonan yang telah diberi nomor perkara dan salinan SKUM. proses pembayaran selesai

Ketentuan-Ketentuan Lainnya

  • Panjar biaya perkara apabila terdapat sisa  akan dikembalikan dan jika kurang akan dikenakan baiya tambahan.
  • Kekuarangan panjar biaya perkara jika tidak dibayar setelah ada teguran dari pengadilan, perkara akan dicoret dari register perkara.
  • Sisa panjar tidak diambil dalam waktu 180 hari (6 bulan) sejak diberitahukan, akan disetorkan ke Kas Negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak.
  • untuk panggilan luar wilayah Pengadilan Agama Martapura berdasarkan tarif yang berlaku pada masing-masing wilayah Pengadilan Agama yang bersangkutan dan ditambah biaya pengiriman surat dan wesel sebesar Rp. 40.000,-
  • Catatan:
    - Pihak/pihak-pihak berperkara akan dipanggil oleh jurusita/jurusita pengganti untuk menghadap ke persidangan setelah ditetapkan Susunan Majelis Hakim (PMH) dan hari sidang pemeriksaan perkaranya (PHS).
    - Bagi yang tidak mampu dapat diijinkan berperkara secara prodeo (cuma-cuma). Ketidakmampuan tersebut dibuktikan dengan melampirkan surat keterangan dari Lurah atau Kepala Desa setempat yang dilegalisasi oleh Camat.
    - Bagi yang tidak mampu maka panjar biaya perkara ditaksir Rp. 0,00 dan ditulis dalam Surat Kuasa Untuk Membayar (SKUM).

WhatsApp-Button