402 TIM EVALUATOR KEMENPAN SIANG INI KUNJUNGI PA MARTAPURA.HTML

Arsip Berita

one day publish

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Tim Evualuator Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi RI, Rabu (20/11/2019) siang ini akan bertandang ke Kantor Pengadilan Agama (PA) Martapura, Kabupaten Banjar.

Setidaknya ada dua orang evaluator yang datang yakni Galih dan Nisa. Keduanya dijadwalkan melakukan supervisi mulai pukul 12.00 Wita hingga 13.30 Wita.

"Tujuan kunjungan untuk melihat secara langsung implementasi pembangunan Zona Integritas (ZI) di lingkungan PA Martapura," sebut Ketua PA Martapura Dra Hj St Masyhadiah D MH.

Ia menuturkan sebelumnya Pengadilan Agama Martapura telah melalui beberapa tahap penilaian untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). Pada 9 Mei 2019 telah dilakukan evaluasi pembangunan ZI oleh Badan Pengawasan MARI.

Kemudian dilanjutkan survei eksternal oleh BPS Kabupaten Banjar pada 5-6 Agustus lalu. Ini untuk mengukur kualitas pelayanan publik dan budaya antikorupsi.

Tahap selanjutnya PA Martapura dipanggil untuk mengikuti desk evaluasi pembangunan ZI oleh Kemenpan yaitu dengan mempresentasikan pembangunan ZI di hadapan tim evaluator Kemenpan RB pada16 September 2019.

"Hingga tahap ini tim evaluator Kemenpan RB melakukan uji petik dengan meninjau langsung PA Martapura dalam mengimplementasikan pembangunan ZI untuk melihat tingkat pelayanan publik, inovasi layanan publik hingga, budaya antikorupsi, dan lainnya," sebut Masyhadiah.

Ia mengatakan selama ini pihaknya selalu berupaya meningkatkan pelayanan publik dengan berbagai program unggulan. Termasuk inovasi-inovasi pelayanan publik seperti infoperkara android, notifikasi perkara, pendaftaran perkara daring (online), persidangan daring, dan lainnya.

Guna mewujudkan wilayah bebas korupsi, PA Martapura juga melakukan berbagai public campaign. Ini diawali dengan komitmen seluruh aparatur untuk membangun zona integritas, merangkul masyarakat.

Terutama para pihak yang berperkara melalaui imbauan untuk tidak memberikan imbalan (gratifikasi) kepada pegawai. Lalu, penerapan budaya kerja dan budaya malu, merangkul ibu-ibu Dharmayuktikarini untuk turut mendukung pembanguan ZI dengan selalu mengingatkan sang suami untuk tidak menerima tamu yang berperkara di rumah.

"Untuk tidak menerima gratifikasi dan tidak melakukan korupsi serta turut menyosialisasikan pembangunan ZI kepada masyarakat sekitar," tandasnya.

Kemudian, pihaknya juga meningkatkan pengawasan, menyosialisasikan berbagai media pengaduan kepada masyarakat.



Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul Tim Evaluator KemenPAN Siang Ini Kunjungi PA Martapura, Rencananya Ini yang Dilakukan, https://banjarmasin.tribunnews.com/2019/11/20/tim-evaluator-kemenpan-siang-ini-kunjungi-pa-martapura-rencananya-ini-yang-dilakukan.
Penulis: Idda Royani
Editor: Didik Trio





WhatsApp-Button